Pemberdayaan
pekerja berarti melibatkan pekerja pada setiap langkah proses produksi. Secara
konsisten, literatur bisnis menyatakan 85% permasalahan kualitas terletak pada
bahan dan proses, bukan pada kinerja pekerja. Oleh karena itu, tugas yamg
diperlukan adalah merancang peralatan dan proses yang dapat memproduksi
kualitas yang diinginkan.
Saat terjadi
ketidakcocokan kualitas, kesalahannya jarang terletak pada para pekerja. Entah
produknya dirancang dengan salah atau pekerjanya tidak dilatih dengan benar.
Walaupun pekerja dapat membantu menyelesaikan masalah, jarang terjadi kasus
dimana pekerja yang menyebabkan masalah tersebut.
Teknik untuk
memberdayakan pekerja yaitu :
- Membina jaringan komunikasi yang melibatkan pekerja
- Membentuk para penyelia yang bersikap terbuka dan mendukung
- Memindahkan tanggung jawab dari manajer dan tsaf kepada para pekerja di bagian produksi
- Membangun organisasi yang memiliki moral yang tinggi
- Menciptakan struktur organisasi formal sebagai tim-tim dan lingkaran-lingkaran kualitas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar